puisi di kehampaan ( re-write )

16 11 2009

yang abadi hanya di hati
semua yang telah terucap tinggallah makna
menggurat asa yang tak bersisa
kehilangan menjadi tak terasa

yang abadi hanya di hati
terpupuk oleh rindu
terpatri oleh air mata
segenap rasa tlah mengangkasa





sebuah niat suci

6 11 2009

sebuah niat suci
untuk melupakanmu

semoga Tuhan kuatkanku kali ini
aku lepas semua perih di hati
aku palingkan mukaku meniti jalan-Mu ya Tuhan

walaupun tertatih-tatih
diantara gemuruh luka yang masih terasa
tidak.. jangan menangis lagi untuk kepiluan
menangislah untuk menyejukkan jiwa

masih susah untuk tak ber-pamrih
tapi lentera itu masih ada
membimbingku dengan kebenaran-Nya kali ini

sebuah niat suci
Ya Allah, kuatkan aku





Perasaan ini

6 11 2009

Perasaan ini tak bisa berbohong
Aku terlalu mencintaimu sampai sedalam ini
Kuberusaha melupakanmu untuk menghilangkan sakit ini
Tapi aku pun tak tahu harus bagaimana
Ketika airmata ini tiba tiba mengalir tanpa aku minta
Bukannya melelehkan duka tapi menjerumuskannya
ke dalam jurang nestapa yang terlalu dalam
Aku tak menduga sampai separah ini
Perasaan ini membuatku tergoyahkan
Kekuatan hatiku ini hanya bisa untuk bertahan
tapi bukan untuk menambahkan luka lagi
Aku tak mampu menghibur sedihmu
Aku tak mampu untuk itu
Kekuatanku hanya bisa untuk bertahan
hanya untuk menghadapi tercabik cabiknya hati








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.